Minggu, 06 April 2014

PERBEDAAN, HARUSKAH?

Ada yang bilang “CINTA ITU BUTA

Cinta buta, karena selalu jatuh di tempat yang gak lo sangka sangka, gak peduli warna kulit, agama, ras, suku, budaya, bangsa, selama dua hati nemuin getaran dan respon dalam frekuensi yang sama, that mean your in love.

Yah, asik emang jatuh cinta, serasa semuanya jadi indah, ditambah bumbu perselisihan kecil buat saling memahami satu sama lain, cinta ngasih sesasi beda dalam kehidupan sehari hari kita. Tapi ada saatnya sebuah perbedaan bisa jadi jurang besar yang misahin, jadi sebuah jarak yang gak bisa ditempuh, jadi sebuah pertanyaan tanpa jawaban, sampe jadi sebuah jalan buntu yang gak ada tembusannya.

Perbedaan, sesuatu yang sangat mainstream, manusia diciptain beraneka ragam, dilahirkan di tanah yang berbeda beda, dijadikan profesi yang ragam, sampai diberikan kepercayaan yang gak satu. Ada saatnya perbedaan menjadi sesuatu yang special ketika disatukan, ketika diseragamkan, tapi ada juga keadaan dimana perbedaan jadi suatu alasan untuk berhenti bersama.

Pertanyaan besar buat yang kepisah karena perbedaan, kenapa harus berbeda? Kenapa gak sama? Kenapa ? kenapa? Yah, harus gue jawab gimana lagi, udah kodratnya, gak usah pertanyaain hal bodoh kayak gini, sekarang tergantung gimana elo nyikapin perbedaan itu.



Pernah gue ungkapin, cinta itu tentang Follow the rule or break the rule. Yang kebetulan jatuh cinta sama orang yang sesuku, seagama, seprofesi, cenderung mudah menjalakan cinta, yah mereka tinggal ikutin aturan yang ada, gak kepisah, tinggal nyatuin pikiran, tentuin nyaman apa enggak, intinya tinggal masalah hati kalian. Tapi gimana yang kebetulan berbeda, berbeda suku misalnya? Dimana selalu ada aturan gak tertulis yang ngeharusin orang sasak harus sama orang sasak, jawa dengan jawa, bima dengan bima, Sumbawa dengan Sumbawa, batak denagn batak, dan masih banyak suku lain. Ato ada aturan konyol yang ngeharusin pasangan harus seprofesi? Dokter dengan dokter? Lawyer dengan lawyer? Sampe petani harus sama petani gitu? WTH! Ini tentang cinta, ini tentang kenyamanan, ini tentang siapa yang merasakan, so, lets break the rule!


Kita emang gak bisa milih takdir, kita gak bisa milih lahir jadi apa, dimana, dan sebagai apa. Tapi manusia diberikan kesempatan untuk memilih kan? Memilih yang terbaik, memilih untuk kebaikan diri sendiri, kebaikan orang banyak, Smua tergantung lo. Semua keputusan ditangan lo, jangan nyerah karena alasan perbedaan.

Disini gue Cuma mau nyampein, betapa bodohnya kita permasalahkan perbedaan, toh dimata tuhan kita sama, hanya makhluk lemah ciptaanya, dimata semesta? Kita Cuma debu yang dengan mudahnya bisa tertiup masuk ke lubang hitam, siapapun lo. Dunia terlalu luas untuk disekat sekat sesuai kesamaan beberapa orang, satuin perbedaan satu satunya cara buat kita bisa bersama, bukannya perbedaan ada untuk saling melengkapi?


TUHAN ITU SATU, MANUSIALAH YANG TAK SAMA”, untuk alasan ini gue gak sebutin beda agama terlalu banyak, karena memang ada aturan yang lebih dari sekedar aturan mutlak yang misahin kita dari perbedaan agama. semua balik ke individu masing masing, gimana mau menyikapinya. Toh gue Cuma manusia yang gak banyak ilmunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar